Malcolm Baldrige National Quality Award/MBNQA (disarikan dari http://baldrige.nist.gov; Gaspersz, 2008:274-282; Nasution, 2005:322-331; Purnama, 2006:145-148; Sallis, 2006:141-142; dan Moran, JW., et.al., 2003:56-58) merupakan Sistem Manajemen Mutu formal yang berlaku di Amerika Serikat. MBNQA diciptakan pertama kali oleh U.S. Congress di bawah
Public Law 100-107, sebagai penghargaan kepada Malcolm Baldrige, Commerce Department Secretary, yang meninggal dunia pada tahun 1987. Penghargaan MBNQA ini diadakan setiap tahun dan biasanya diserahkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat. Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang bisa menunjukkan performance-nya. MBNQA atau Baldrige National Quality Program (BNQP) berada di bawah the National Institute of Standards and Technology (NIST) dan American Society for Quality (ASQ).

Ada tiga kriteria bisnis untuk memperoleh MBNQA yaitu: Business Performance Excellence Criteria, Education Criteria for Performance Excellence dan Health Care Criteria for Performance Excellence. Terdapat tujuh kategori performansi terbaik dari Baldrige dalam bidang pendidikan, yaitu: (1) Leadership; (2) Strategic Planning; (3) Customer Focus; (4) Measurement, Analysis, and Knowledge Management; (5) Workforce Focus; (6) Process Management, dan (7) Results. Ketujuh kategori tersebut merupakan sebuah framework yang terintegrasi seperti diragakan dalam Gambar 1.1.

Baldrige Education Criteria for Performance Excellence FrameworkGambar 1.1.
Baldrige Education Criteria for Performance Excellence Framework

Sumber: http://baldrige.nist.gov

Framework tersebut terdiri atas organizational profile, system operations, dan system foundation. Organizational profile (bagian atas gambar) menggambarkan cara organisasi beroperasi. Lingkungan, kunci hubungan kerja, dan tantangan strategis dan peluang melayani sebagai suatu panduan menyeluruh untuk kinerja sistem manajemen organisasi.

System operations, terdiri dari enam kategori Baldrige (di tengah gambar) yang mendefinisikan operasi dan hasil yang dicapai. Leadership (Kategori 1); Strategic Planning (Kategori 2); dan Customer Focus (Kategori 3) mewakili kepemimpinan sebagai tri tunggal. Kategori ini ditempatkan bersama-sama untuk menekankan pentingnya fokus kepemimpinan pada mahasiswa, stakeholder, dan strategi. Pemimpin senior menetapkan arah masa depan organisasi dan mencari peluang untuk organisasi. Workforce Focus (Kategori 5); Process Management (Kategori 6); dan Result (Kategori 7) mewakili hasil sebagai satu kesatuan tritunggal. Tenaga kerja organisasi dan proses kunci menyelesaikan pekerjaan organisasi yang memberikan hasil kinerja secara keseluruhan. Semua tindakan merujuk pada hasil, yang merupakan gabungan dari mahasiswa, stakeholder, pasar dan keuangan, anggaran, dan hasil kinerja operasional internal, termasuk tenaga kerja, kepemimpinan, governance, dan hasil tanggung jawab sosial. Tanda panah horizontal di tengah framework menghubungkan tritunggal kepemimpinan dengan tritunggal hasil, menunjukkan sebuah hubungan penting bagi keberhasilan organisasi. Selanjutnya, tanda panah di tengah menunjukkan hubungan antara Kepemimpinan (Kategori 1) dan Hasil (Kategori 7). Tanda panah berujung ganda menunjukkan pentingnya umpan balik kinerja sistem manajemen yang efektif.

Sistem Foundation terdiri atas measurement, analysis, and knowledge management (Kategori 4) sangat penting bagi manajemen organisasi yang efektif yang berbasis fakta, dan knowledge-driven system untuk meningkatkan kinerja. Measurement, analysis, and knowledge management berfungsi sebagai dasar bagi kinerja sistem manajemen.

Berikut penjelasan masing-masing kategori dari Baldrige. Leadership (Kategori 1), mengukur sistem kepemimpinan organisasi dan kepemimpinan pribadi dari pemimpin-pemimpin senior. Kriteria ini mengukur bagaimana pemimpin-pemimpin senior dan sistem kepemimpinan memperhatikan nilai-nilai, arah organisasi, ekspektasi kinerja, berfokus pada pelanggan dan stakeholder lain, pembelajaran, serta inovasi. Juga mengukur bagaimana organisasi memperhatikan tanggungjawab terhadap masyarakat dan memberikan dukungan kepada masyarakat.

Strategic planning (Kategori 2), mengukur bagaimana organisasi menetapkan arah stratejik, dan bagaimana mengembangkan strategi dan rencana tindakan penting guna mendukung arah yang ditetapkan itu. Kategori ini juga mengukur bagaimana rencana-rencana disebarluaskan dan bagaimana kinerja ditelusuri.

Customer focus (Kategori 3) mengukur bagaimana organisasi melibatkan siswa dan stakeholder untuk kesuksesan meraih pangsa pasar dalam jangka panjang. Strategi ini mencakup bagaimana organisasi membangun budaya fokus pada siswa dan stakeholder. Juga mengukur bagaimana organisasi mendengarkan keluhan pelanggan (siswa dan stakeholder) dan menggunakan informasi ini untuk meningkatkan dan mengidentifikasi peluang untuk melakukan inovasi.

Measurement, analysis, and knowledge management (Kategori 4), mengukur bagaimana organisasi memilih, mengumpulkan, menganalisa, mengelola, dan memperbaiki data, informasi, dan knowledge assets serta bagaimana mengelola itu semua dengan menggunakan teknologi informasi. Kategori ini juga mengukur bagaimana organisasi menggunakan ulasan dan tinjauan untuk meningkatkan kinerja.

Workforce focus (Kategori 5), mengukur bagaimana organisasi terlibat, mengelola, dan mengembangkan tenaga kerja untuk memanfaatkan seluruh potensi yang dimilikinya sejalan dengan misi, strategi, dan action plan organisasi. Kategori ini juga mengukur kemampuan organisasi dalam menilai kemampuan dan kapasitas tenaga kerja dan kebutuhan tenaga kerja untuk membangun lingkungan yang kondusif bagi kinerja tinggi.

Process management (Kategori 6), mengukur bagaimana desain organisasi dapat berfungsi dan bagaimana cara mendesain, mengelola, dan meningkatkan proses kunci untuk menerapkan sistem kerja dalam rangka mengantarkan siswa dan stakeholder untuk mencapai keberhasilan organisasi dan ketersediaan sumber dana. Juga memeriksa kesiapan organisasi untuk keadaan darurat.

Results (Kategori 7), mengukur kinerja organisasi dan peningkatan dalam semua area bisnis kunci, meliputi hasil belajar siswa, hasil fokus pada pelanggan, anggaran, keuangan, dan hasil pemasaran, hasil fokus pada tenaga kerja, hasil efektivitas proses, dan hasil kepemimpinan. Juga mengukur tingkat kinerja relatif terhadap pesaing dan organisasi lain yang memiliki program dan pelayanan yang sama.

Malcolm Baldrige National Quality Award